OPINI

Tak Ada Makan Siang Gratis, Sorry Ye…!

SUARAENERGI.COM – Kita semua tahu kalau ungkapan asing “No lunch is free” atau “No free lunch”, adalah sebuah idiom yang menggambarkan bahwa tak ada sesuatu yang betul-betul gratis di muka bumi ini. Selalu ada harga yang harus dibayar, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kasat mata atau hanya bisa dirasakan. Sekarang atau nanti. Dan seterusnya. Makan siang pasti ada bayarannya, mustahil bisa gratis.

Sampailah pada pernyataan capres Prabowo Subianto yang dalam hitung cepat sementara masih unggul dan kemungkinan besar akan dilantik sebagai Presiden Kedelapan Republik Indonesia pada Oktober 2024 nanti. Kata Prabowo, bakal ada program makan siang gratis untuk anak-anak sekolah di Indonesia. Wow, bayangkan kalau seluruh anak sekolah (negeri) di Indonesia serentak menikmati makan siang gratis. Bukan soal betapa serunya momen itu, tapi dari mana biayanya? Itulah yang menjadi soal.

Ternyata, merujuk pendapat Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Eddy Soeparno, anggaran makan siang itu bakal diperoleh dari pemotongan subsidi energi. Tepatnya, mengevaluasi subsidi BBM dan LPG yang tidak tepat sasaran.

“Dari Rp350 triliun subsidi energi, subsidi terbesar untuk Pertalite dan LPG 3 kg. Padahal, 80 persen penikmat adalah masyarakat mampu. Oleh karena itu, kita akan evaluasi,” kata Eddy lewat akun Instagramnya, Sabtu (17/2/2024).

Sumber dana lainnya, sambung Eddy, adalah lewat penyempurnaan payung hukum untuk mengatur kriteria anggota masyarakat yang berhak menikmati subsidi energi. Termasuk menerapkan sanksi bagi pihak yang menjual energi bersubsidi pada masyarakat umum.

Soal wacana pemangkasan subsidi energi, Menteri BUMN Erick Thohir punya jawaban sederhana.

“Saya belum dengar (rencana pemangkasan subsidi energi untuk makan siang gratis). Yang pasti Indonesia sudah beri subsidi energi sampai Rp540 triliun, di mana penggunaannya itu harus tepat sasaran,” ucap Erick, Minggu (18/2/2024).

Kemudian, ungkap Erick, program makan siang gratis yang diusung Prabowo-Gibran berbeda konteks dengan subsidi energi. Kata Erick, anggaran untuk makan siang gratis masih bisa dicari dari berbagai sumber. Dengan kata lain, program makan siang gratis tidak akan mengganggu pos anggaran untuk subsidi energi. Tapi diambil dari sumber lain.

Maka bisa disimpulkan, makan siang gratis hanyalah sebuah ungkapan yang penuh makna. Bahwa tak ada sebenarnya yang gratis di muka bumi. Anggaran makan siang toh diambil dari pos lain. Sorry ye…!

Ikuti Kami

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top